Kabarindoraya.com  | Bogor  - ‎Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, hingga saat ini belum juga rampung. Bahkan proyek yang menghabiskan anggaran Rp800 juta tersebut sempat terhenti (mangkrak) hingga berganti-ganti kontraktor. Hal ini pun memunculkan spekulasi adanya 'permainan' dalam proyek tersebut.

‎Dari keterangan Umar salahsatu warga sekitar, pembangunan gedung tersebut sempat terhenti dalam waktu yang cukup lama. "Semenjak habis Lebaran sudah tidak ada aktivitas pembangunan lagi sampai sekarang," ujarnya.

‎Informasi lain disampaikan oleh seorang anggota Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut. Menurut keterangannya, proyek pembangunan Gedung KDMP Desa Sukamakmur disebut telah mengalami pergantian kontraktor hingga tiga kali selama proses pelaksanaan.

‎"Sudah tiga kali ganti kontraktor, tetapi pembangunan belum selesai juga," ungkapnya.

‎Babinsa tersebut juga menyebut bahwa anggaran pembangunan yang bersumber dari Dana Desa Sukamakmur dengan nilai sekitar Rp800 juta dikabarkan telah dicairkan. Namun demikian, informasi tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pemerintah desa maupun pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek.