‎Kabarindoraya.com | Bogor - Pemerintah Kota Tangerang Selatan memang dalam kondisi darurat sampah akibat banyaknya tumpukan sampah di berbagai wilayah yang belum tertangani dengan baik. Untuk menangani kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tangsel melakukan kerjasama secara diam-diam dengan PT Aspek Kumbong untuk membawa ratusan ton sampah tersebut ke PT Aspek yang kemudian dibakar dengan mesin pembakaran. Namun ironisnya Pemerintah Kabupaten Bogor baru mengetahui hal ini setelah proses pembuangan tersebut berjalan satu minggu lebih. 

‎Hal itu pun mendapat tanggapan keras dari anggota DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar yang menolak keras kerjasama pembuangan tersebut.

‎"Cileungsi bukan tempat pembuangan sampah, kecuali kawasan Lulut dan Nambo di Kecamatan Klapanunggal. Selain dua wilayah itu, tidak boleh ada yang membuang sampah karena akan menimbulkan permasalahan lingkungan," kata Beben.

‎Sementara itu, Camat Cileungsi, Adi Henryana mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan lokasi pembuangan sampah tersebut.

‎“Saya mencoba mengecek kebenarannya, sampah tersebut dibuang ke mana. Dari informasi yang kami terima, ternyata sampah dibuang ke PT Aspek Kumbong,” ujarnya.