Kabarindoraya.com | Pandeglang –Pemerintah terus mendorong optimalisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, Banten, guna meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional dan daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, melakukan kunjungan kerja ke kawasan tersebut di Kecamatan Panimbang untuk memastikan pengembangan berjalan secara terarah dan terukur.
“Kunjungan ini untuk memastikan pengembangan kawasan berjalan semakin terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian,” ungkap Rizal dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (19/4/2026).
Menurut dia, kehadiran pemerintah melalui Dewan Nasional KEK merupakan bentuk komitmen dalam mengoptimalkan peran KEK sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data hingga akhir 2025, realisasi investasi kumulatif di KEK Tanjung Lesung mencapai Rp3,09 triliun. Investasi tersebut terdiri atas kontribusi badan usaha sebesar Rp539 miliar dan pelaku usaha sebesar Rp2,547 triliun dari total 30 pelaku usaha.
KEK Tanjung Lesung memiliki luas sekitar 1.500 hektare dengan tingkat penguasaan lahan lebih dari 96 persen. Capaian ini dinilai menunjukkan kesiapan kawasan untuk terus berkembang.
Meski demikian, pemanfaatan lahan masih menjadi perhatian. Saat ini, baru sekitar 396 hektare kawasan yang telah dimanfaatkan, sehingga masih terdapat peluang untuk mendorong penggunaan lahan secara lebih produktif.
“KEK Tanjung Lesung memiliki fondasi yang kuat. Namun, ke depan fokus kita adalah memastikan pemanfaatan kawasan dapat dioptimalkan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata,” kata Rizal.
Ia menambahkan, kondisi tersebut menjadi momentum untuk mempercepat pengembangan kawasan dengan mengatasi berbagai hambatan yang masih dihadapi.

.png)