Kabarindoraya.com  | Pandeglang, – Satreskrim Polres Pandeglang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus tewasnya perempuan berinisial DV (27) di Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang. Korban diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri berinisial OK (28), yang diketahui bekerja sebagai buruh bangunan.

Olah TKP dilakukan tim Bantuan Teknis Identifikasi Satreskrim Polres Pandeglang untuk mengumpulkan alat bukti dan memastikan penyebab kematian korban.

Kaur Bantuan Teknis Identifikasi Satreskrim Polres Pandeglang Bripka Bayu Kurniawan mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya tanda-tanda asfiksia atau kekurangan oksigen pada tubuh korban.

"Untuk sementara ditemukan tanda-tanda asfiksia atau sesak napas. Ada dugaan korban meninggal karena dicekik, namun hal ini masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," kata Bayu kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Menurut Bayu, berdasarkan analisa awal petugas, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan warga. Korban diduga meninggal pada Kamis (7/5) malam, usai salat Isya.

"Estimasi kematian korban lebih dari 12 jam. Dari identitas yang kami periksa, korban diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Saketi," ujarnya.

Polisi juga masih mendalami hubungan antara korban dengan terduga pelaku. Hingga kini, penyidik belum memberikan keterangan lebih rinci terkait status keduanya.

"Untuk status hubungan keduanya masih kami dalami. Saat ini jenazah korban berada di RSUD Berkah Pandeglang untuk menjalani visum luar dan visum dalam. Keterangan resmi selanjutnya akan disampaikan melalui Humas Polres Pandeglang," tuturnya.

Saat ini Satreskrim Polres Pandeglang masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif dugaan pembunuhan tersebut.