Kabarindoraya.com | Batu Bara - Menelisik hasil Rapat Dengar Pendapat(RDP), Plasma PT.Socfindo kebun Tanah Gambus pada Senin (1/12),bersama Komisi I DPRD Kabupaten Batu Bara,dinataranya akan memperbaiki Draenase(Parit isolasi)Jalan Protokol   Simpang Perbatasan Desa Mangkai Baru.

Kegiatan ini dipimpin oleh ketua Komisi I DPRD Kab Batu Bara H Darius SH MH dan dihadiri anggota diantaranya Sudarman,Suminah SE , oleh Camat Lima Puluh Adre Aulia Harahap(Setwan) dan Camat Datuk Tanah Datar ir. Wahidin Kamal, juga dihadiri oleh kepalah Desa yang desanya bersentuhan dengan PT.Socfindo Tanah Gambus dan tokoh masyarakat,  kades Mangkai Baru Baru Sugiari, Sudarlisyah M.Lama, Aprianti Kades Sumber Makmur,  tokoh masyarakat Drs Ramlan Muhammad Santoso atau biasa disapa Tuan Baron, juga pengurus Ikatan Wartawan Online(IWO).

Perwakilan 5 Perusahaan diantaranya, PT London Estate, PTPN III Reg 2, Kebun Dusun Ulu, PTPN IV Reg 2 Kebun TIU, PT.Kuala Gunung , juga 4 tokoh Kedatukan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kabag Pemerintahan, Dinas PUPR dan BPN perwakilan Asahan - Batu Bara.  

Dari pihak PT Socfindo yang hadir diantaranya Hugo Napitupulu, Robert Sagala, OK Hery, Roni Sinaga,

Ditemui Drs. Ramlan Muhammad Santoso (Baron), diseputaran komplex DPRD Batu Bara Selasa(2/12), saat disingung, hasil RDP dengan pihak PT Socfindo Lima Puluh, mengatakan.

" Saya bersama Bu Kades Mangkai Baru dan lainya, selain mempertanyakan terkait Plasma,juga mengusulkan perbaikan parit isolasi di Jalan Protokol Simpang Perbatasan yang kondisinya saat ini kurang terawat,erosi dan ada pengendapan air sepanjang 300 meter," jelas Baron.

Lanjunya, pihak scofindo, pada kesepakatan ini siap untuk memperbaiki Draenase(Parit isolasi) dan akan memasang  gorong-gorong diameter Im  agar genangan air dapat mengalir dan surut supaya tidak terjadi lagi, genangan air yang bisa menggangu aktivitas masyarakat yang keluar masuk dari Desa Mangkai Baru.

Semoga untuk Angaran Tahun 2026 Jalan Protokol Simpang Perbatasan Desa Mangakai Baru dapat  di hotmix(aspal),agar kegiatan warga yang melintas jalan ini tidak terganggu dan dapat meningkatkan masyarakat Desa, yang berpenduduk sekitar 1400 KK, juga saat ini banyak dihuni oleh masyarakat yang bekerja di kawasan KEK Sei Mangkei.

 " Kegiatan perusahaan,berjalan dengan baik juga tidak ada hambatan, ini mempengaruhi roda perekonomian masyarakat, " tegas Drs Ramlan Muhammad Santoso.