Kabarindoraya.com | Bogor – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, kembali menjadi sorotan publik usai beredarnya video yang menunjukkan dugaan makanan tidak layak konsumsi diterima oleh siswa.
Viral Video yang diunggah akun Facebook Rian Apriansah di grup Sukajaya Curcor memperlihatkan kondisi menu yang diduga sudah basi. Dalam rekaman tersebut, terdengar keluhan keras terkait kondisi nasi, lauk pauk, hingga buah yang dinilai sudah tidak segar.
“Bagaimana MBG seperti ini, makanan basi diberikan ke anak sekolah, salak busuk, dagingnya basi, nasinya basi. Ini mau meracuni anak sekolah?” demikian narasi dalam video yang viral pada Selasa (31/3/2026).
Menanggapi kegemparan tersebut, Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Sukajaya, Pahrul, membenarkan bahwa menu yang dipermasalahkan berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajaya 2 yang berlokasi di Desa Sipayung.
Namun, ia menjelaskan bahwa saat proses awal persiapan, makanan dalam kondisi baik dan layak. Dugaan penurunan kualitas terjadi saat proses distribusi, mengingat jarak tempuh ke wilayah Pasir Madang yang cukup jauh dan akses jalan yang sulit.
“Ketika makanan disiapkan itu dalam kondisi baik. Namun jarak distribusi yang cukup jauh ke wilayah atas menjadi faktor yang perlu dievaluasi,” ujar Pahrul.
Ia menegaskan, peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi utama untuk perbaikan sistem distribusi ke depan agar kualitas makanan tetap terjaga hingga sampai ke tangan siswa.
Akui Kelalaian, Siap Ganti Buah Dua Kali Lipat
Sementara itu, Kepala SPPG Sukajaya 2, Malambok Sangap Tua Sihaloho, juga mengakui pihaknya yang menyalurkan makanan ke SDN Sukajaya 5.

.png)