Kabarindoraya.com  | Cibinong – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa kegiatan Smartren Ekologi Takzim yang digelar SMAN 2 Cibinong di Masjid Nurul Wathon, pada Selasa (3/3/26) merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berkarakter, dan peduli lingkungan.

Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa kehadirannya bukan semata sebagai pejabat daerah, melainkan sebagai orang tua yang merasa bangga melihat para pelajar memakmurkan masjid di bulan Ramadan.

“Saya hadir di sini karena tergerak melihat anak-anak muda memenuhi masjid. Ini pemandangan yang menggembirakan dan sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun sumber daya manusia,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan yang harus disikapi dengan kesiapan mental dan spiritual. Ia menyebut adanya tantangan gaya hidup, pola konsumsi tidak sehat, hingga kecanduan gawai yang dapat memengaruhi masa depan anak-anak muda jika tidak dikendalikan dengan baik.

Sekda menekankan bahwa usia 16 hingga 21 tahun merupakan fase penentu arah kehidupan. Karena itu, ia mengajak para siswa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat ibadah, serta menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Ilmu itu penting, tetapi sikap dan adab jauh lebih menentukan. Attitude menyumbang 80 persen kesuksesan. Hormati orang tua, guru, dan latih tanggung jawab sejak sekarang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa kegiatan Smartren Ekologi Takzim sangat relevan dengan program pembangunan daerah yang menempatkan investasi sumber daya manusia sebagai prioritas. Pemerintah Kabupaten Bogor, kata dia, terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, termasuk penguatan tenaga pendidik dan dukungan terhadap berbagai inisiatif pembinaan karakter.

Sekda mengajak para siswa SMAN 2 Cibinong untuk bangga menjadi bagian dari Kabupaten Bogor serta memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif yang membentuk karakter, keilmuan, dan kepedulian sosial.

“Kabupaten Bogor membutuhkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan peduli lingkungan. Kalianlah harapan masa depan itu,” pungkasnya.