Kabarindoraya.com | Tebing Tinggi - Surat terbuka yang ditujukan kepada Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mendadak menjadi sorotan publik setelah diposting dan beredar luas di media sosial Facebook melalui akun bernama Tebing Tinggi Bergerak.

 Unggahan tersebut tercatat telah ditonton belasan ribu pengguna, menandai kuatnya atensi dan kegelisahan warga terhadap dinamika politik di DPRD Kota Tebing Tinggi.

Surat terbuka itu berisi kritik tajam terhadap sikap politik Fraksi Partai NasDem di DPRD Kota Tebing Tinggi yang hingga kini tidak mendukung penggunaan hak interpelasi terhadap Wali Kota Tebing Tinggi, di tengah menguatnya desakan publik agar DPRD menggunakan hak konstitusional tersebut.

Dalam surat tersebut, warga secara terbuka mempertanyakan sikap Ketua DPD NasDem Kota Tebing Tinggi, Mhd Azwar, yang juga anggota DPRD, bersama dua kader NasDem lainnya, Doni Damanik dan Abdul Rahman. Ketiganya disebut memilih tidak berada dalam barisan DPRD yang mendorong interpelasi, padahal aspirasi masyarakat justru semakin menguat.

Penulis surat menilai sikap tersebut memunculkan tanda tanya besar di ruang publik, terlebih hak interpelasi merupakan instrumen resmi DPRD untuk meminta penjelasan kepala daerah atas kebijakan strategis yang dinilai bermasalah dan berdampak luas.

Surat terbuka itu juga menegaskan fakta politik bahwa Partai NasDem bukanlah partai pengusung Wali Kota Tebing Tinggi pada Pilkada lalu. 

Karena itu, warga menilai wajar jika publik mempertanyakan mengapa sikap politik NasDem di DPRD justru terkesan berada pada posisi yang berseberangan dengan aspirasi rakyat.

Di tengah kegelisahan tersebut, surat itu mencatat berkembangnya persepsi publik mengenai potensi konflik kepentingan, menyusul informasi yang beredar di masyarakat tentang dugaan hubungan bisnis Ketua Partai NasDem Kota Tebing Tinggi dengan sejumlah proyek pemerintah daerah.

 Penulis di akun media sosial menegaskan bahwa hal tersebut merupakan persepsi publik yang membutuhkan klarifikasi, bukan tuduhan ataupun vonis.