Kabarindoraya.com | Pematang Siantar -Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi menghadiri dan mengikuti Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), di Ruangan Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Senin (04/05/2026). Turut hadir, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Pematangsiantar.
Dalam pertemuan tersebut, dari Tim BPK RI Perwakilan Sumut, hadir Wakil Penanggung Jawab Novelin Idahartaty Sitorus, Pengendali Teknis Fismarini, Ketua Tim Lilikriana Sagala, serta anggota tim Ardis Septi Eka Rachmatika, Ilham Hudi, dan Alalan Fajri Yoga.
Wali Kota Wesly Silalahi menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran (TA) 2025.
“Kami akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh Tim BPK RI sesuai ketentuan yang berlaku, dengan harapan kami dapat mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun ini. Mohon bimbingan dan arahannya. Semoga Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa menyertai kita dalam melakukan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Wesly.
Sementara itu, Sekda Junaedi Antonius Sitanggang mengimbau kepada para pimpinan OPD agar rekomendasi dari BPK RI Perwakilan Sumut ditindaklanjuti dan menyajikan data-data yang memadai.
“Mohon agar kita segera berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, baik BPK maupun pelaksana kegiatan," sebut Junaedi yang juga berharap tahun ini Kota Pematangsiantar bisa kembali memeroleh Opini WTP.
Sebelumnya, Wakil Penanggung Jawab dari BPK RI Perwakilan Sumut Novelin Idahartaty Sitorus dalam pemaparannya menerangkan, tim melakukan pemeriksaan atas LKPD yang merupakan amanat undang-undang, dan dilakukan rutin setiap tahun.
“Jadi mungkin bapak-ibu sudah familiar. Pemko Pematangsiantar sudah empat kali berturut-turut mendapatkan Opini WTP. Opini WTP berarti, laporan keuangan yang disajikan semuanya wajar," terangnya.
Ia juga menyampaikan, tim mengaudit atas laporan realisasi anggaran.

.png)