Kabarindoraya.com | Jakarta – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menemui Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), TB Ace Hasan Syadzily, di Kantor Lemhannas RI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (18/6).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pandeglang dengan pemerintah pusat dalam mendukung berbagai program pembangunan strategis nasional yang akan dilaksanakan di wilayah Pandeglang.
Dalam kesempatan itu, Dewi Setiani memaparkan sejumlah perkembangan terkait penataan dan pemanfaatan lahan yang tengah dipersiapkan untuk mendukung pembangunan sektor pendidikan, ketahanan pangan, hingga pengembangan kawasan strategis.

Menurut Dewi, percepatan penetapan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan berbagai program pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Pengelolaan lahan yang baik akan memberikan kepastian hukum, mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dewi.
Ia menegaskan, Pandeglang memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, pariwisata hingga sumber daya alam. Karena itu, tata kelola pertanahan yang terencana dan berkelanjutan menjadi kebutuhan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat Banten Selatan.
Selain sektor pendidikan, pemanfaatan lahan untuk kawasan pertanian berkelanjutan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily menyambut baik kunjungan Bupati Pandeglang beserta jajaran. Ia mengapresiasi komitmen Pemkab Pandeglang dalam mendukung program-program strategis nasional.
Menurut Ace, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.
