Kabarindoraya.com  | Bogor Barat- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Senin (20/04) sore, memicu bencana tanah longsor dan banjir di sejumlah titik. Peristiwa ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, ketika material longsor merusak rumah warga, mulai dari dinding hingga menimpa bangunan.

Kepala Desa Purasari, Agus Soleh Lukman, menjelaskan bahwa hujan deras sudah berlangsung sejak pukul 15.00 WIB di kawasan Cianten. “Menjelang magrib pas mulai hujan deras, kebetulan memang di Cianten dari jam 03.00 sore sampai sekarang hujan. Alhamdulillah sudah mulai surut ataupun reda hujannya,” ujarnya kepada wartawan.

Titik Terdampak Agus menuturkan, beberapa wilayah yang terdampak cukup parah berada di RW 10, 11, dan 8, serta Kampung Cikaret dan Ci Aul. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat longsor maupun banjir. Saat ini, aparat desa bersama RT, RW, dan dusun tengah melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak.

“Dan sekarang kita masih berkoordinasi dengan aparat di bawah RT, RW dan dusunnya lagi mendata siapa saja warga kita yang terdampak. Insyaallah mungkin besok akan kami asesmen bersama BPBD,” jelasnya.

Himbauan Waspada. Di akhir pernyataannya, Agus mengimbau masyarakat Desa Purasari untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang sulit diprediksi. “Saya meminta kepada seluruh jajaran aparat RT RW dan secara umum agar terus waspada saja di saat cuaca yang memang susah diprediksi ataupun ekstrem dan selalu siap siaga saja,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya evakuasi dini bagi warga yang tinggal di dekat tebing atau aliran sungai. “Kalau ada rumah yang memang di pinggiran tebingan atau di dekat kali agar cepat-cepat mengevakuasi diri kalau memang situasi dan kondisinya sudah tidak memungkinkan,” pungkasnya.