Kabarindoraya.com | Serang –Gubernur Banten Andra Soni nggak main-main. Di momen May Day 2026, dia pasang badan berantas praktik percaloan tenaga kerja yang selama ini bikin resah.
“Percaloan itu kejahatan. Kami bareng Kapolda Banten sepakat bakal sikat siapa pun yang terlibat,” tegas Andra saat hadir di acara May Day yang digelar Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang di kawasan industri Cikande, Minggu (3/5/2026).

Menurut Andra, praktik calo kerja ini memang tricky, terutama soal pembuktian. Tapi, isu ini udah jadi rahasia umum di masyarakat. Makanya, dia minta semua pihak nggak tinggal diam.
“Kalau nemu, langsung laporin ke aparat. Ini tanggung jawab kita bareng,” ujarnya.

Orang nomor satu di Banten itu juga pengen semua pihak turun tangan. Mulai dari Polda Banten, Forkopimda, sampai Pemkab Serang harus kompak kasih keadilan buat warga yang cari kerja.
Dia juga ngaku, praktik calo ini nggak berdiri sendiri. Diduga ada banyak pihak yang ikut main. Karena itu, langkah konkret langsung disiapkan.
“Ibu Bupati sudah bentuk Satgas. Di provinsi juga ada desk ketenagakerjaan, Kapolda juga masuk di dalamnya,” jelasnya.
Nggak cuma soal calo, Andra juga siap ngegas tindak lanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto soal ketenagakerjaan yang disampaikan saat puncak May Day di Jakarta. Tentunya, sesuai kewenangan Pemprov Banten.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah berharap peringatan May Day nggak cuma seremoni. Dia pengen iklim industri tetap kondusif biar investor nyaman dan lapangan kerja makin luas.
“Kami sudah punya Satgas Pungli, dan beberapa sudah ditindak. Ke depan harus lebih masif biar percaloan bisa ditekan,” katanya.


.png)