Kabarindoraya.com  ! Bogor – Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kampung di Desa Purasari pada Senin lalu, warga mulai mengeluhkan keterbatasan bantuan yang diterima dari pemerintah daerah. Kondisi ini membuat masyarakat berharap adanya dukungan tambahan dari pihak perusahaan, khususnya perusahaan Star Energy yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut.(23/04)


Sejumlah warga terdampak mengaku bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) masih belum mencukupi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi mereka yang saat ini masih mengungsi. Kebutuhan mendesak seperti bahan makanan, pakaian, serta perlengkapan dasar lainnya dinilai masih sangat diperlukan.

“Kami sangat berharap ada bantuan tambahan, khususnya dari perusahaan yang ada di sekitar sini. Kondisi kami masih sulit pasca bencana,” ujar salah satu warga terdampak.

Bencana yang terjadi awal pekan ini menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta infrastruktur lingkungan. Selain itu, material longsoran yang menutup akses jalan juga masih menjadi kendala bagi aktivitas masyarakat.

Sementara itu, perwakilan dari pihak perusahaan Star Energy menyampaikan bahwa untuk sementara ini pihaknya baru dapat memberikan bantuan berupa pembersihan material longsoran di sejumlah titik terdampak.


“Untuk saat ini kami fokus membantu proses pembersihan material longsor agar akses warga bisa kembali normal. Terkait bantuan logistik, untuk sementara belum dapat kami realisasikan,” ujar perwakilan perusahaan.

Warga berharap, ke depan perusahaan dapat turut berkontribusi lebih jauh, khususnya dalam penyaluran bantuan logistik guna meringankan beban para korban bencana.


Hingga kini, upaya penanganan pascabencana masih terus dilakukan oleh berbagai pihak, baik pemerintah, relawan, maupun masyarakat setempat secara gotong royong.