Kabarindoraya.com  | Pemtang Siantar-Dizaman canggih sekarang masih ada beberapa instansi pemerintahan yang tidak dapat mengelola anggarannya dengan maksimal, sehingga terjadi pengembalian atau sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA).

Berbeda dengan dr.RF Tarigan selaku kepala puskesmas Singosari Kota Pematangsiantar. 

dr. Rina Febrina Tarigan menjelaskan pihaknya akan berupaya menggunakan anggaran dengan maksimal, sehingga dapat terserap hingga 100 persen, tentunya dengan tidak melanggar aturan yang berlaku.

Anggaran yang kami pergunakan dari Kemenkes dan JKN, seperti anggaran untuk perjalanan dinas itu terambil dari dana bantuan operasional kesehatan (BOK).

setiap tim yang bertugas kelapanagn seperti kunjungan ke pos yandu, penyuluhan kesehatan kesekolah sekolah, anggarannya dari dana BOK. tutur dr. RF Tarigan.

Anggaran yang diterma puskesmas akan diserap sebaik mungkin dan diupayakan semaksimal mungkin dalam penyerapannya.

Diakuinya, kalaupun ada dugaan kekeliriuan dalam penyerapan anggaran tahun 2025, saat itu saya belum menjadi kepala puskesmas. Tambah dr.Rina./Rps/Rudi/Bayu.