Kabarindoraya.com | Jonggol - Tindakan Panitia SMAN 3 Jonggol yang melarang media meliput kegiatan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendapat kecaman dari berbagai pihak. Pihak panitia tidak seharusnya melarang media untuk melakukan peliputan kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan informasi publik.
Bahkan insiden terjadi di pintu masuk lokasi acara, di mana beberapa wartawan mengaku dihalangi oleh oknum petugas yang berjaga. Padahal, kehadiran awak media bertujuan untuk melakukan peliputan kegiatan resmi pemerintah yang bersifat terbuka.
Desi salahsatu dari media online, mengungkapkan kekecewaannya atas perlakuan tersebut.
“Saya dari media mau peliputan masa gak boleh masuk,” ujarnya dengan nada kecewa.
Ia juga menambahkan, “Kami datang menjalankan tugas sesuai aturan, bukan untuk mengganggu jalannya acara," ujarnya.

.png)