Kabarindoraya.com | Cibinong — Atas arahan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kesehatan bergerak cepat memberikan pendampingan kepada seorang warga Kelurahan Pakansari, Cibinong yang tengah berjuang melawan kanker leher rahim stadium IV. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal tanpa terkendala biaya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty secara langsung menemui pasien di rumahnya pada Rabu (24/6). Turut hadir Sekdis Kesehatan, Camat Cibinong, Lurah Pakansari, dan Kepala Puskesmas Cibinong, Ketua RT, dan Bidan wilayah. Pada kesempatan tersebut mengatakan, atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto pihaknya melakukan kunjungan langsung untuk melihat kondisi pasien sekaligus memastikan kebutuhan pengobatan dapat terpenuhi.
Menurut Fusia, pasien saat ini masih terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan mandiri. Namun, Pemerintah Kabupaten Bogor akan membantu proses administrasi agar pasien dapat memperoleh jaminan kesehatan melalui skema Universal Health Coverage (UHC) yang dibiayai pemerintah.
"Kami mengunjungi salah satu warga Kelurahan Pakansari yang sedang berjuang melawan kanker leher rahim stadium IV. Pemerintah Kabupaten Bogor hadir untuk memberikan pendampingan dan memastikan pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal," ujar Fusia.
Ia menjelaskan, pendampingan tidak hanya dilakukan terkait kepesertaan jaminan kesehatan, tetapi juga mencakup keberlanjutan proses pengobatan yang sedang dijalani pasien di Rumah Sakit Sentra Medika.
"Saat ini yang bersangkutan masih terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan mandiri. Sebagai bentuk perhatian kepada warga yang mengalami penyakit kronis, kami akan membantu proses agar pasien dapat masuk dalam skema Universal Health Coverage yang dijamin oleh pemerintah," katanya.
Lebih lanjut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor akan terus mengawal seluruh tahapan pengobatan pasien, termasuk terapi kemoterapi yang sedang dijalani. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Untuk kelanjutan pengobatan, termasuk kemoterapi yang dijalani di Rumah Sakit Sentra Medika, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor akan terus melakukan pendampingan. Insyaallah, upaya terbaik akan kami lakukan agar pasien memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan," ungkapnya.
Fusia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor ingin memastikan pasien dan keluarganya dapat fokus pada proses penyembuhan tanpa harus memikirkan beban biaya pengobatan maupun kebutuhan layanan kesehatan lainnya.
