Kabarindoraya.com  |  Bogor, 25/11/2025 – Sebuah inisiatif baru dalam gerakan pemberdayaan perempuan Indonesia, PILAR Foundation, hari ini secara resmi meluncurkan operasinya melalui sebuah kegiatan bertema 'Empower: Menjadi Perempuan Kritis, Kreatif, dan Kolaboratif'.

PILAR Foundation hadir sebagai organisasi yang berfokus pada pemberdayaan, advokasi, dan pembangunan kepemimpinan perempuan di seluruh Indonesia. Peluncuran ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah manifestasi atas kebutuhan mendesak untuk mengisi ruang-ruang organisasi perempuan saat ini dengan ide-ide dan gagasan segar dari perempuan muda.

"PILAR Foundation melihat sudah saatnya kaum perempuan muda tidak hanya menjadi objek, tetapi harus menjadi subjek utama dalam merumuskan dan melaksanakan program pembangunan sumber daya manusia di negara ini. Inilah saatnya kita beranjak dari sekadar dukungan menjadi kepemimpinan yang riil," ujar [Shaliha Az-zahra, Ketua PILAR Foundation].

Acara 'Empower' ditutup dengan Deklarasi Komitmen Bersama, yang menjadi penegas utama misi PILAR Foundation. Deklarasi ini tidak hanya menegaskan komitmen internal organisasi, tetapi juga mengajak seluruh audiens yang hadir — dari aktivis, akademisi, profesional, hingga masyarakat umum — untuk turut serta berkomitmen menciptakan lingkungan yang kontributif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama kualitas perempuan.

Tiga Pilar Utama yang Diusung PILAR Foundation:

1. Leadership (Kepemimpinan): Pembangunan kapasitas kepemimpinan bagi perempuan muda untuk mengambil peran strategis di sektor publik maupun domestik

2. Advocacy (Advokasi): Mendorong perubahan kebijakan yang inklusif dan berpihak pada kesetaraan gender serta perlindungan hak-hak perempuan.

3. Renewal (Pembaruan): Mendorong inovasi, transformasi, dan regenerasi gerakan perempuan agar relevan dengan perkembangan kondisi saat ini.

Melalui tema 'Empower: Menjadi Perempuan Kritis, Kreatif, dan Kolaboratif', PILAR Foundation menekankan bahwa perempuan masa kini harus memiliki kemampuan berpikir kritis untuk menganalisis masalah, bersikap kreatif dalam mencari solusi inovatif, dan kolaboratif untuk bekerja sama mewujudkan perubahan yang lebih besar.

[Shaliha, Ketua PILAR] menambahkan, "Komitmen kami adalah menjadi 'pilar' yang kokoh, tempat setiap perempuan, khususnya perempuan muda, dapat menemukan wadah untuk menyuarakan aspirasinya, mengembangkan potensinya, dan memimpin perubahan. Kami mengundang semua pihak untuk bergabung dan membangun masa depan yang lebih setara dan berkualitas."

Ibu Yohana selaku Founder Pilar Foundation menyatakan dalam selayang pandangnya Peremouan yang ideal adalah yang mampu menyeimbangkan peran domestik dan publik.

Ummi Wahyuni, selaku Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat menyampaikan Harapan besar untuk PILAR Foundation bisa menjadi salah satu media untuk perempuan Indonesia. 

"Mari bersama meningkatkan kapasitas, leadership, kemandirian, pemberdayaan dan menjadi pembaharu dengan terus menebarkan energi positif dan kebahagiaan untuk perempuan Indonesia.” ujarnya. 

Launching Pilar Foundation juga dihadiri Koorpresnas Koalisi Indonesia Muda Onky Fachrur Rozie, perwakilan IDE Indonesia, Direktur Koalisi Indonesia Anti Korupsi, Aktivis Cipayung, ⁠DPRD Provinsi Jawa Barat, Ibu Fetty Anggraeni Dini, Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Ibu Ummi Wahyuni, Ketua Bidang 1 TP PKK kota Bogor, ibu Mira, CEO Radar Bogor, Ibu Ira Nihrawati AS, Anggota DPRD kota Bogor, Ibu Mulyani S.Hum, KPAD Kab Bogor, Ibu Heni Rustiani, Kepala Dinas DP3A kota Bogor Bogor, dan perwakilan Polres Bogor dan Polresta Bogor.