Kabarindoraya.com | Bogor – Polresta Bogor Kota bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, TNI, Polri, serta unsur Potensi Masyarakat menggelar Apel Deklarasi Komitmen Bersama guna memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus melawan penyebaran berita bohong atau hoaks di wilayah Kota Bogor.

Apel deklarasi yang digagas Kapolresta Bogor Kota ini berlangsung khidmat di Lapangan Mapolresta Bogor Kota, Senin (20/10/2025). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta dari unsur tiga pilar dan berbagai elemen masyarakat, sebagai bentuk komitmen kolektif menciptakan Kota Hujan yang aman, kondusif, dan bebas provokasi.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, menekankan pentingnya masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di era digital.

“Kami menghimbau kepada orang tua, kepada adik-adik semuanya, tolong sikapi dengan bijak terkait dengan berita-berita yang belum tentu benar kebenarannya itu,” tegas Kombes Pol Eko Prasetyo.

Menurutnya, deklarasi tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Bogor. Ancaman terbesar yang dihadapi saat ini bukan hanya dari luar, tetapi juga dari penyebaran hoaks dan provokasi internal yang berpotensi memecah persatuan warga.

Senada dengan hal itu, Komandan Kodim 0606 Kota Bogor, Letkol Kav Kolonel Gan Gan Rusgandara, menyampaikan bahwa sinergitas antara Pemkot, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menjaga kondusivitas daerah.

“Ini hal ini diinisiasi oleh Bapak Kapolresta kemudian dengan Pemkot, untuk ke depannya kita saling menjaga Kota Bogor dengan sinergitas tiga pilar beserta seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kota Bogor,” ujarnya.

Gan Gan menjelaskan, ancaman utama yang perlu diwaspadai saat ini adalah penyebaran informasi palsu dan upaya provokasi yang muncul dari berbagai arah. Menurutnya, kolaborasi lintas elemen dari tingkat bawah hingga atas menjadi benteng efektif dalam menangkal hoaks yang dapat mengganggu keamanan daerah.

Terkait penegakan hukum, Dandim memastikan aparat TNI-Polri siap bertindak sesuai aturan apabila ditemukan pelanggaran.