Kabarindoraya.com |  PANDEGLANG – Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang yang baru, Dr.H. Sutoto, S.Pd, M.S.i  dihadapkan pada pekerjaan rumah besar. Ia diharapkan mampu membenahi kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru di daerah itu.

Sutoto dinilai bukan orang baru di dunia pendidikan Pandeglang. Pengalamannya diharapkan bisa membawa perubahan positif bagi sektor pendidikan di Kota Badak tersebut.

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Eka Supriatna, mengatakan ada sejumlah persoalan penting yang harus segera menjadi perhatian Kadisdikpora yang baru sepekan dilantik Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani.

“Harus dibuat mapping program jangka pendek dan jangka menengah. Selain itu perlu kolaborasi dengan seluruh stakeholder, khususnya Dewan Pendidikan,” kata Eka kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Menurut dia, persoalan mendesak yang harus dibenahi ialah pembayaran honorarium guru PPPK paruh waktu agar tidak lagi terlambat.

“Yang paling penting pembayaran honor guru PPPK paruh waktu harus tepat waktu. Itu yang perlu diperhatikan Pemkab Pandeglang,” ujarnya.

Eka juga menyoroti nasib tenaga honorer guru yang hingga kini belum diangkat menjadi PPPK paruh waktu. Menurutnya, kondisi tersebut harus mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

“Jangan sampai baru diangkat kemudian dikeluarkan lagi. Kasihan juga yang belum diangkat PPPK paruh waktu, meski kondisi fiskal daerah sedang tidak baik-baik saja,” tuturnya.

Ia menilai Kepala Disdikpora tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan. Karena itu, dibutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Dewan Pendidikan.