Kabarindoraya.com  | Cibinong - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menunjukkan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat terkait aktivitas pertambangan berizin di Kabupaten Bogor ke Gubernur Jawa Barat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keberpihakan Rudy kepada masyarakat, sekaligus memastikan kesiapan jalur khusus tambang sebagai solusi.


Demikian disampaikan Bupati Rudy Susmanto, saat menemui langsung ribuan warga yang berunjuk rasa terkait penutupan tambang, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Senin (4/5). Bupati hadir menemui massa bersama Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, dan Sekretaris Daerah (Sekda).


Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengapresiasi aspirasi disampaikan pengunjuk rasa secara santun, baik, dan konstruktif. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor pun telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah tambang di wilayah barat.


“Ini wujud bahwa masyarakat hadir dengan cara yang santun, baik, dan jujur. Kami juga sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan kami menghargai tahapan evaluasi yang sedang dilakukan,” ujar Rudy.


Rudy berharap hasil evaluasi tersebut dapat segera diumumkan, khususnya bagi aktivitas tambang yang telah memiliki izin resmi. Ia pun menegaskan semua sepakat bahwa lingkungan menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama.

Selain itu, Bupati Bogor juga menyoroti masyarakat terdampak yang hingga kini masih menunggu realisasi kompensasi bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


“Masyarakat yang terdampak masih menunggu kepastian terkait kompensasi bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Dalam konteks kewenangan, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor akan menjalankan peran sesuai tugasnya, termasuk menyampaikan aspirasi ke tingkat provinsi.

“Kami hidup dalam sistem pemerintahan berjenjang. Apa yang menjadi kewenangan kami di Kabupaten Bogor akan kami tindaklanjuti, dan yang menjadi kewenangan di atas kami akan kami sampaikan langsung ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.