Kabarindoraya.com | Tangerang ,– Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyambut baik hadirnya sekolah catur bagi kalangan pelajar dan anak-anak.
Menurutnya, olahraga catur bukan hanya melatih kecerdasan, tetapi juga menjadi sarana positif untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan telepon genggam.
Hal itu disampaikan Dimyati saat meninjau Turnamen Catur Pelajar di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Gading Serpong, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (9/5/2026).
“Bermain catur menghindarkan anak-anak terlalu lama bermain handphone yang bisa membuat mata sakit, mengurangi silaturahmi, dan lainnya. Catur itu seperti kuis, melatih otak dan membuat anak-anak jadi cerdas,” ujar Dimyati.
Menurutnya, permainan catur memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak. Selain melatih konsentrasi dan strategi, catur juga mengajarkan kesabaran, ketelitian, sportivitas, hingga kemampuan mengambil keputusan secara tepat.
“Salah langkah dalam catur bisa kalah. Dalam kehidupan juga begitu, jangan sampai salah langkah atau mudah terkecoh,” pesannya.
Dimyati juga mengingatkan para peserta agar tetap mampu membagi waktu antara belajar, beribadah, dan berlatih catur. Ia berharap dari sekolah dan turnamen catur tersebut lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Banten dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita berharap tumbuh pecatur-pecatur ulung di Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Banten tengah menyiapkan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang. Turnamen pelajar yang digelar SCUA disebut menjadi bagian dari persiapan atlet Banten menghadapi ajang tersebut.
Sementara itu, Ketua Percasi Provinsi Banten Amin Lukman mengatakan pihaknya terus mematangkan persiapan atlet melalui berbagai turnamen di sejumlah daerah.
