Kabarindoraya.com  | Nanggung  -  Kondisi jalan rusak parah di ruas Cibeber–Malasari yang berstatus kewenangan Pemkab Bogor kembali menelan korban. Sebuah mobil losbak berwarna hitam terperosok ke semak perkebunan pada Sabtu (07/03/2026) sekitar pukul 12.15 WIB dini hari. Beruntung, belasan warga setempat segera turun tangan dan berhasil menyelamatkan kendaraan tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa.

Suprihadi, warga Curugbitung yang akrab disapa Supri Elel, menuturkan bahwa insiden ini bukanlah yang pertama. 

“Baru kemarin dibahas soal motor dan mobil jatuh. Belum setahun sudah ada kurang lebih 12 kali kejadian, ditambah malam ini jadi 13 kali. Semoga ada solusi terbaik untuk rekonstruksi jalan di kampung kami,” ujarnya, Sabtu malam (07/03/2026).

Kejadian Serupa Sebelumnya, pada Kamis (06/02/2026) sore, sebuah berwarna hijau truk dari arah Curugbitung menuju Malasari juga terperosok karena tidak kuat menanjak di jalan berlubang dan rusak parah. Kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki membuat warga semakin resah.

Minimnya Perawatan Menurut Supri Elel, ruas jalan tersebut belum pernah mendapatkan perawatan maupun rekonstruksi dari Dinas PU Kabupaten Bogor maupun tindak lanjut dari UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI Cigudeg. “Jalan ini benar-benar butuh perhatian. Kalau dibiarkan, akan terus menimbulkan kecelakaan,” tegasnya.

"Syukur Tak Ada Korban Jiwa. Meski kendaraan mengalami kerusakan dan sempat terperosok ke semak, sopir dan kernet selamat. Namun warga menekankan bahwa keberuntungan tidak bisa terus diandalkan.

Aksi Warga Sebelumnya, Jalan Ace Tabrani Kecamatan Nanggung juga ramai diberitakan karena berlubang dan menyebabkan sejumlah pengendara motor mengalami kecelakaan hingga patah tulang. Menyikapi hal itu, warga bersama Forum Komunikasi Bumi Putra Bogor Barat menggelar aksi solidaritas dengan menambal jalan berlubang secara swadaya sosial menggunakan penggalangan dana pada Senin (02/03/2026).

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar insiden serupa tidak terus berulang. Perbaikan dan rekonstruksi jalan dianggap sebagai solusi mendesak demi keselamatan pengguna jalan di wilayah Nanggung.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan karena dinilai memberi kesan bahwa pemberitaan pers memengaruhi kebijakan penanganan infrastruktur. Padahal, dalam sistem demokrasi, kerja jurnalistik merupakan bagian dari kontrol sosial yang dilindungi undang-undang.