Kabarindoraya.com  | Jakarta- Pemerintah mulai merealisasikan proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall sebagai bagian dari strategi perlindungan kawasan pesisir utara Jawa (Pantura).

Langkah ini ditandai melalui Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu yang digelar di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, pada Senin, (4/05/2026).

Rapat tersebut dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono bersama jajaran pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah.

Dalam forum itu ditegaskan bahwa wilayah Pantura Jawa Tengah menjadi salah satu prioritas utama karena menghadapi berbagai ancaman serius seperti banjir rob, abrasi, hingga penurunan muka tanah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyebut pertemuan tersebut sebagai langkah awal dimulainya pembangunan fisik tanggul laut raksasa.

“Rakor ini kick off untuk memulai pembangunan giant sea wall. Kajiannya sudah selesai di Jawa Tengah. Dari Badan Otorita Pantura Jawa itu sudah kulo nuwun (meminta izin) kepada kami sejak tujuh bulan yang lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan masyarakat di wilayah prioritas seperti Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kabupaten Kendal agar proses pembangunan berjalan lancar.

Apa Itu Giant Sea Wall?

Giant Sea Wall merupakan proyek infrastruktur berskala besar berupa tanggul laut yang dibangun di sepanjang garis pantai untuk melindungi daratan dari ancaman air laut.