Kabarindoraya.com | Bogor — Pengajian rutin Jumat malam “Al Qalam” yang menjadi wadah silaturahmi para jurnalis kembali digelar penuh khidmat atas undangan warga di Jalan Raya Karanggan, Dusun Jambatan RT 02 RW 01, Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jumat malam (8/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan religius tersebut dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, kalangan jurnalis, serta Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB, KH Achmad Yaudin Sogir atau yang akrab disapa KH AY Sogir. Kehadiran beliau sekaligus menjadi momentum silaturahmi antara insan pers dengan masyarakat setempat.
Pengajian Al Qalam selama ini dikenal bukan hanya sebagai forum keagamaan, melainkan ruang spiritual bagi para jurnalis untuk memperkuat nilai moral, etika, dan keikhlasan dalam menjalankan profesi sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.
Dalam tausiyahnya, KH AY Sogir menyampaikan bahwa rezeki, persahabatan, hingga pernikahan merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT yang harus dijemput dengan iman, kesungguhan, dan amal ibadah. Menurutnya, pernikahan bukan sekadar hubungan lahiriah antara laki-laki dan perempuan, tetapi jalan menuju kesempurnaan ibadah dan penyucian jiwa.
“Pernikahan dalam Islam bukan hanya akad sosial, tetapi akad spiritual yang menghadirkan keberkahan. Ketika seseorang menikah karena Allah, maka rumah tangganya menjadi ladang ibadah, tempat lahirnya kasih sayang, ketenangan, dan pintu rezeki yang luas,” ujar KH AY Sogir dalam tausiyahnya.
Beliau mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rum ayat 21:
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang."
Menurut KH AY Sogir, ayat tersebut menegaskan bahwa pernikahan dibangun atas dasar sakinah, mawaddah, dan rahmah, bukan hanya kepentingan duniawi semata. Dalam perspektif tasawuf, cinta dalam rumah tangga merupakan refleksi cinta kepada Allah SWT yang diwujudkan melalui pengorbanan, kesabaran, dan tanggung jawab.
Ia juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW telah menjelaskan keutamaan menikah dalam hadisnya:
